Sebagai ibu rumah tangga, pastinya kita ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga. Sedapat mungkin masakan yang dihidangkan bergizi dan higienis. Kalau kita beli masakan dari warung / restoran, kita tidak tahu apakah masakan tersebut diolah dengan baik dalam lingkungan yang bersih. Tapi kalau kita masak sendiri, kadang-kadang terasa capek dan merepotkan.
Berikut ini saya tuliskan beberapa tips masak praktis yang dapat mempersingkat waktu anda memasak.
1. Kerjakan apa yang bisa dikerjakan sekarang.
Maksudnya, tidak perlu menunda-nunda hal-hal yang dapat dikerjakan secepatnya. Misalnya, selagi menemani anak main, bisa sambil merebus telur, atau kentang. Telur yang sudah direbus di siang hari, bisa dibumbui sambal balado untuk lauk malam hari.
2. Memasak dengan efisien.
Membuat tahu kukus bisa dilakukan sambil menanak nasi. Tinggal tumpangkan olahan bahannya ke atas rice cooker, ketika nasi matang, tahu kukus pun siap.
Begitu juga mengukus tempe untuk bahan membuat burger tempe.
3. Ubah urutan memasak, agar tidak perlu sering-sering mencuci peralatan masak.
Misalnya, anda ingin membuat telur dadar dan menumis kangkung. Kalau anda membuat tumis kangkung terlebih dahulu, maka ketika ingin membuat telur dadar, anda perlu mencuci wajan terlebih dahulu karena bumbu tumis yang menempel. Tetapi kalau membuat telur dadar terlebih dahulu, wajan dapat langsung digunakan untuk menumis tanpa perlu dicuci.
4. Membeli bahan makanan dalam jumlah banyak, tapi jangan kebanyakan.
Selain menghemat waktu, anda juga menghemat uang. Anda bisa memotong-motong dan membekukan sayur, dan tinggal mencairkannya ketika ingin digunakan.
Supaya bahan makanan tidak lekas busuk, anda perlu memperhatikan cara penyimpanannya.
- Kentang dan ubi : tidak perlu ditaruh di kulkas. Taruh di tempat yang kering saja akan tahan lama.
- Cabai (merah, hijau, rawit) : cuci bersih, simpan dalam plastik penyimpan makanan dan bekukan. Jangan lupa tuliskan tanggal penyimpanannya Cabai beku bisa tahan cukup lama (+- 6 bulan)
- Paprika : buang bijinya, cuci bersih, simpan dalam plastik penyimpan makanan dan bekukan.
- Daun-daunan (salada, kangkung, sawi hijau, dll. kecuali bayam) : buang akarnya, cuci bersih, simpan dalam plastik penyimpan makanan, taruh di kulkas bagian bawah. Bisa tahan 2-3 hari.
- Wortel & labu siam : potong-potong, rebus kurang lebih 3 menit, lalu rendam dalam air dingin, masukkan dalam plastik / kantong penyimpan makanan, dan bekukan.
- Buncis, kacang panjang : potong-potong, rebus kurang lebih 1,5 menit, lalu rendam dalam air dingin, masukkan dalam plastik / kantong penyimpan makanan, dan bekukan.
- Kelapa parut : masukkan dalam plastik penyimpan makanan dan bekukan. Untuk membuat santan dari kelapa parut beku cukup tuangkan air hangat dan rendam sebentar.
- Labu parang & kaboca : potong-potong, kukus kurang lebih 3 menit, tunggu dingin, masukkan dalam plastik / kotak penyimpan makanan, bekukan.
- Toge : cuci bersih, masukkan dalam plastik penyimpan makanan, bekukan.
- Daging, ayam, seafood : cuci bersih, bagi sejumlah yang diperlukan untuk sekali makan, masukkan masing-masing bagian ke dalam plastik, bekukan.
Dengan begini, anda hanya perlu membeli bahan-bahan yang kurang saja. Kecuali anda memang tiap hari ingin jalan kaki membeli sayur untuk diet.
Silahkan dicoba.
Langganan:
Poskan Komentar
(Atom)






Poskan Komentar